Mengeluh di Sosmed

Abad 21 diwarnai dengan kemudahan menyalurkan pendapat dalam berbagai media. Salah satunya sosial media yang sedang heboh di negara ini karena pengaruh globalisasi. Berbagai postingan dapat kita akses dari seputar politik, hukum hingga kegalauan seorang remaja labil. Tidak sedikit pula, postingan berupa saran, kritik atau yang lebih parah sebuah sarkasme dan cemooh pada sistem yang kita anut saat ini.

Banyak diantara postingan keluhan itu sangat bagus hingga mengundang banyak ‘like’ dari pengguna sosial media lain. Banyak pula yang malah mendapat respon buruk dan di cemooh balik dengan pengguna sosial media lainnya. Beberapa diantaranya malah terkesan konyol dan tidak masuk akal sehingga membaca saja enggan.

Dengan banyaknya posting semacam itu apakah terkesan bangsa kita adalah bangsa yang pengeluh?. Memang sebuah keluhan itu perlu, namun apakah harus berlarut-larut seperti demikian?. Apalagi dengan menyebarluaskannya di sosial media. Tidak tahukah kamu bahwa posting kalian dapat diakses dimana saja?. Tidak semua pendapat pantas kita post di sosial media. Kita harus menyaring apa yang akan kita post terlebih dahulu. Sudah cukup buruk, bangsa ini mengolok-olok bangsanya sendiri. Bukankah sebuah masalah seharusnya di selesaikan bukan di eluh-eluhkan?. Meski kita tidak tahu jalan keluarnya, bukankah lebih baik kita diam dan mencari jalan yang terbaik daripada menjelek-jelekkan bangsa kita sendiri?.

 

Leave a Reply